MENGENAL BISNIS JASA PENGIRIMAN UNTUK PARA CALON PELAKU USAHA UMKM BAGIAN II

 

Banyak orang memulai bisnis terutama ketika pandemic berlangsung karena imbas dari pemberhentian kerja secara mendadak akibat gagalnya perusahaan memutar dana untuk menggaji karyawan. Banyak karyawan yang memulai usaha kecil untuk mencoba peruntungan baru, terutama di jasa pengiriman barang. Mengingat, transaksi online menjadi alternatif pertama dalam strategi pertahanan pelaku usaha untuk tetap mendirikan perusahaannya.

Modal Mulai Bisnis Jasa Pengiriman Barang atau Kurir, Soal prospek bisnis ini memang menjanjikan, tapi bagaimana modal yang diperlukan? Banyak orang yang menganggap kalau bisnis ini memerlukan investasi awal yang tidak sedikit. Mengingat membeli moda transportasinya saja perlu modal yang banyak, belum lagi kebutuhan bisnis lainnya.  Tidak juga loh! Kita tetap bisa memulainya meskipun modal terbatas, caranya dengan membeli waralaba atau jadi agen perusahaan jasa pengiriman barang, seperti Tiki atau JNE.



Merintis bisnis dari nol dan memiliki brand sendiri memang impian bagi semua orang, Bagi Anda yang ingin mencoba untuk menambah pengalaman terutama pada jasa pengiriman barang, langkah ini juga sangat tepat untuk Anda lakukan sebelum mulai dengan brand sendiri. Dengan begitu Anda dapat menghemat modal dan belajar sistem operasional dari perusahaan yang sudah besar.

Bagaimana Perizinan Bisnis Jasa Pengiriman Barang atau Kurir, Selama ini bisnis ini diatur melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 23/PER/M.KOMINFO/04/2009 tentang Pedoman Pelaksanaan Urusan Pemerintah Sub Bidang Pos dan Telekomunikasi. Izin penyelenggaraan bidang kurir dan pos ini berada di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan menunjuk pelaksanaanya yaitu Direktur Jendral Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika. Bila Anda berencana ingin menjalankan usaha jasa pengantaran barang atau kurir, maka Anda harus mempersiapkan beberapa hal yang sudah tertera di dalam peraturan tersebut. Berikut ini kami akan ulas seperti apa prosedur dan teknis pendirian usaha jasa pengantaran barang dan kurir.

Cakupan Izin Penyelenggaraan jasa pengiriman barang atau Kurir dan Pos, Sebelum membahas tata cara perizinan usaha kurir, Anda perlu mengetahui beberapa layanan dan jenis perizinan yang akan diperoleh. Layanan dari izin penyelenggaraan jasa pengiriman barang dan pos sendiri meliputi : Logistik, Komunikasi tertulis dan/atau surat elektronik, Paket, Keagenan pos, Transaksi keuangan.

Sedangkan untuk jenis izin penyelenggaraan usaha jasa pengiriman barang dan pos ini terdiri dari : Izin penyelenggaraan pos nasional (di mana cakupan operasinya lebih dari 3 provinsi), Izin penyelenggaraan pos provinsi (di mana cakupan operasinya lebih dari 4 kabupaten/ kota), Izin penyelenggaraan pos kabupaten/kota.

Jasa pengiriman barang tentu memang sebuah Langkah besar untuk mendirikannya, terutama bagi pelaku usaha pemula namun tidak ada salahnya mencoba dan tetap berusaha untuk mempromosikan jasa pengiriman barang. Tetapi tidak usah khawatir karena PaDi UMKM memiliki kategori jasa ekspedisi dimana pelaku usaha bisa memulai Langkah pertamanya dan mengambil fokus para BUMN sebagai pembeli pasti agar dapat terus menggunakan jasa pengiriman barang milik anda.

Belum ada Komentar untuk "MENGENAL BISNIS JASA PENGIRIMAN UNTUK PARA CALON PELAKU USAHA UMKM BAGIAN II"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel